Pemakaman Lisman Puja Kusuma di Tanah Kusir Dihadiri Mensesneg dan Tokoh Nasional Gerindra

Berita4 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, 4 Oktober 2026 – Suasana duka menyelimuti pemakaman kader muda Gerindra Muhammad Lisman Puja Kusuma. Prosesi berlangsung di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Minggu, 4 Oktober 2026.

Sejumlah tokoh nasional hadir. Hadir Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Hadir juga Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga hadir. Wamenhut Rohmat Marzuki ikut hadir. Ratusan kader dan sahabat juga memberikan penghormatan terakhir.

banner 336x280

Kehadiran mereka menunjukkan kedekatan almarhum dengan lingkungan perjuangan.

Sosok Kader Muda Didikan Prabowo

Lisman merupakan kader muda Gerindra. Ia alumni Sekolah Kader Partai Gerindra. Presiden Prabowo Subianto membina sekolah kader tersebut secara langsung. Lisman berasal dari Sumatera Utara. Ia kini menjalankan tugas di DIY.

Ia mengemban amanah sebagai Bendahara DPD Gerindra DIY. Ia juga menjabat Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY.

Rekan-rekannya mengenal Puja sebagai sosok aktif. Ia aktif dalam kegiatan partai. Ia juga punya pergaulan yang luas.

Muzani Sampaikan Rasa Kehilangan

Ketua MPR Ahmad Muzani melepas almarhum ke peristirahatan terakhir. Ia menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Ia menilai kepergian Lisman sangat mendadak.

“Kita semua terkaget, kita semua terhenyak dengan kepergiannya yang mendadak ini. Ia adalah orang yang ringan tangan dalam berjuang, dalam bersahabat, dan berusaha terus menjadi orang yang baik,” kata Muzani.

Muzani menilai Lisman konsisten dalam bersahabat. Lisman juga bertanggung jawab pada jalan perjuangannya.

“Dia bertanggung jawab terhadap perjuangannya. Dia bertanggung jawab terhadap anak dan istrinya. Itulah yang menyebabkan kawannya begitu banyak, sahabatnya banyak. Namun hari ini kita semua kehilangan atas wafatnya beliau,” ujarnya.

Muzani mengajak semua pihak untuk ikhlas. Keluarga, sahabat, dan kader perlu mengikhlaskan kepergian almarhum.

“Keikhlasan orang tuanya, keikhlasan anak dan istrinya, keikhlasan kita semua sebagai sahabat dan kawan-kawan perjuangannya akan menyebabkan ia ringan dalam menghadap Allah,” tutur Muzani.

Apresiasi untuk Prabowo dan Senior

Muzani berterima kasih kepada Presiden Prabowo. Prabowo selaku Ketum Gerindra telah mendidik almarhum. Ia juga berterima kasih kepada para senior partai.

“Kami mengucapkan terima kasih terutama kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang terus mendidik Puja Kusuma, yang terus mengingatkan akan nilai perjuangan Puja Kusuma,” kata Muzani.

Muzani menyebut Sufmi Dasco Ahmad. Ia juga menyebut Prasetyo Hadi. Para senior lain juga membersamai perjalanan Lisman.

Doa dan Pesan Terakhir

Muzani mengajak pelayat memaafkan kekhilafan almarhum. Ia mengajak mendoakan agar amal kebaikan almarhum diterima.

“Insya Allah apa yang sudah ditorehkan kebaikan oleh almarhum, sahabat kita Muhammad Lisman Puja Kusuma, tidaklah sia-sia. Persahabatan, perkawanan, persaudaraan kita semua dengan almarhum akan menjadi amal yang baik bagi kita dan bagi almarhum,” ucapnya.

Muzani mengingatkan soal kematian sebagai nasihat terbaik.

“Kata Nabi, kematian itu menjadi nasihat terbaik dalam kehidupan kita. Mudah-mudahan semua kesalahannya diampuni oleh Allah SWT, kebaikannya diterima oleh Allah SWT,” ujarnya.

Sebelum meninggalkan makam, Muzani berpesan. Jika ada pihak yang punya urusan dengan almarhum, sampaikan kepada keluarga. Keluarga akan membantu menyelesaikan dengan baik.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat. Keluarga dan kader Gerindra mengiringi almarhum. Mereka mengantar ke tempat peristirahatan terakhir.

Kepergian Puja meninggalkan duka mendalam. Keluarga besar Gerindra merasakan duka itu. Jejak persahabatan dan perjuangannya tetap jadi kenangan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *